Cara Mudah Rencanakan Keuangan Bisnis




Financial plan atau perencanaan keuangan merupakan aspek penting dalam mengembangkan bisnis, apalagi untuk kamu yang baru mulai membangun usaha.


Dengan memiliki perencanaan keuangan yang jelas, kamu jadi bisa terhindar dari kerugian dan mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi.


Berikut ini beberapa aspek dalam financial plan yang perlu kamu perhatikan dalam membuat perencanaan keuaangan untuk keperluan bisnis:


1. Buat proyeksi penjualan

Salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan usaha adalah proyeksi penjualan. Kamu bisa membuat spreadsheet yang memproyeksikan penjualan bisnismu selama 3 tahun ke depan. Buat kolom yang berbeda untuk penjualan tiap bulan untuk tahun pertama. Apa saja yang harus ada dalam spreadsheet proyeksi penjualan? Idealnya, proyeksimu mencakup 4 kolom yang dibagi menjadi:


  • Potensi penjualan per unit

  • Harga per unit

  • Potensi pendapatan penjualan = jumlah penjualan unit x harga

  • Biaya per unit

  • Harga pokok penjualan = jumlah unit terjual x biaya per unit

Dengan menghitung hal-hal di atas, kamu kemudian bisa memperkirakan laba kotor (gross margin), yakni total potensi pendapatan penjualan dikurangi harga pokok penjualan.


2. Proyeksi budget Pengeluaran

Dengan membuat perkiraan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan penjualan, perencanaan keuangan usaha kamu pun akan lebih terarah. Kamu bisa membaginya antara biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost). Atau bisa huga dengan cara lain dengan membaginya antara biaya setup dan biaya operasional.


3. Perkiraan arus kas

Laporan arus kas ini menunjukkan arus keluar masuknya uang tunai dalam bisnismu.


Uang tunai sangat penting untuk memastikan bisnis tetap bisa berjalan dan tidak kekurangan dana.


Isi perkiraan arus kas yang mendasar, antara lain pendapatan tunai dan pengeluaran tunai. Ingat, hanya catat penghasilan dan pengeluaran tunai saja, ya.


Buat perkiraan arus kas untuk 12 bulan ke depan sehingga keluar masuknya uang tunai dalam bisnismu bisa terpantau dengan akurat.


Dalam membuat laporan ini, penting untuk realistis dalam membagi proses pembayaran faktur, mana yang dibayar tunai, mana yang dibayar dalam 30 hari, 60 hari, dan seterusnya agar kamu tidak kebingungan dalam mengatur keuangan bisnismu.


Hayo yuk mulai sekarang asah pola pikirmu supaya impian menjadi pebisnis sukses bisa tercapai. Nah buat kalian yang masih bingung dalam pengelolaan keuangan dan basic keuangan, ilmu keuangan menyediakan E-Course Basic Finance yang akan membantu kamu belajar membaca dan memahami laporan keuanganmu. Yuk daftar sekarang !!!











48 views0 comments

Recent Posts

See All