Istilah-Istilah Keuangan Bisnis




Ada banyak istilah akuntansi dan keuangan yang sering kita temui dalam bisnis. Memahami beberapa istilah sangat penting Di dalam dunia bisnis.Hal ini, akan jauh lebih mudah untuk memahaminya. Masalahnya adalah ada banyak sekali istilah dalam dunia akuntansi. Oleh sebab itu, kamu membutuhkan informasi lengkap untuk memahaminya. Nah ilmu keuangan akan membahas istilah dalam keuangan dan akuntansi nih ! Yuk simak selengkapnya !


1. Piutang Usaha


Piutan usaha didefinisikan sebagai jumlah tanggungan yang harus dibayar oleh klien. Tanggungan ini harus dibayar karena telah menggunakan barang maupun jasa yang telah digunakan sebelumnya.


Dalam dunia akuntansi, piutang usaha menjadi salah satu hal paling sering terdengar. Istilah akuntansi ini perlu dipahami karena sebagian besar orang salah mengartikan mana yang piutan dan hutang.


2. Hutang Usaha


Selain piutang, ada juga hutang usaha. Hutang usaha memiliki arti jumlah tanggungan yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak kreditor. Hal tersebut karena perusahaan telah menggunakan jasa atau barang kreditor.


Biasanya, hutang akan memiliki jangka waktu tertentu. Lama jangka waktu merupakan hasil kesepakatan dari kedua belak pihak. Oleh sebab itu, ada perjanjian resmi ketika terlambat membayar hutang akan ada denda.


3. Asset


Istilah akuntansi selanjutnya adalah asset. Dalam dunia administrasi, asset terdiri dari dua jenis yaitu asset tetap dan asset lancar.


- Asset lancar


Asset lancar merupakan sebuah asset yang nantinya akan diubah atau dikonversikan menjadi bentuk uang tunai dalam jangka waktu 1 tahun atau sesuai periode tertentu.


- Asset tetap


Asset tetap merupakan asset jangka panjang yang akan memberikan keuntungan lebih besar dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun, salah satu contohnya adalah tanah.


4. Arus Kas

Arus kas atau cash flow merupakan semua aktivitas keuangan yang bisa berupa pendapatan atau beban yang diharapkan mampu dihasilkan melalui aktivitas usaha. Contohnya adalah dari penjualan, penyewaan, dan sebagainya.


5. Harga Pokok Penjualan

Harga pokok penjualan merupakan pengeluaran langsung dari perusahaan. Biasanya, pengeluaran berkaitan dengan operasional bisnis. Oleh sebab itulah rumus penghitungannya akan berbeda-beda sesuai dengan apa yang diproduksi oleh perusahaan.


Istilah akuntansi ini menjadi hal wajib bagi seorang akuntan atau administrasi. Salah satu contohnya adalah menghitung harga pokok penjualan untuk kebutuhan bahan mentah, tenaga kerja hingga operasional produksi lain.


6. Debit

debit merupakan entri akuntansi yang menunjukan adanya kenaikan jumlah kekayaan atau asset. Di sisi lain, ada penurunan kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan dalam neraca perusahaan.


7. Kredit

Kredit secara definisi memiliki arti berupa entri akuntansi yang berpotensi menurunkan kekayaan atau asset perusahaan. Artinya, beban atau kewajiban yang harus dibayar juga akan meningkat.


Perlu Anda ketahui bahwa istilah akuntansi ini memiliki beberapa jenis transaksi. Jika menggunakan metode entri ganda, maka Anda akan bertemu dengan pencatatan kredit dan debet.‍


Nah kira kira istilah apalagi ya ?

Nah buat kalian yang masih bingung dalam pengelolaan keuangan dan basic keuangan, ilmu keuangan menyediakan E-Course Basic Finance yang akan membantu kamu belajar membaca dan memahami laporan keuanganmu. Yuk daftar sekarang !!!






22 views0 comments

Recent Posts

See All