Program Diskon Untung Bukan Buntung



Diskon merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan penjualan. Hal ini diungkapkan oleh Voucher Cloud, bahwa sekitar 57% konsumen lebih memilih untuk membeli suatu produk saat ada diskon. Sehingga tidak heran jika pengusaha berlomba-lomba membuat program diskon yang menarik perhatian konsumen.


Namun membuat diskon tidak semudah itu lho ? Ada beberapa cara dan pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum membuat program diskon. Jangan sampai sembarangan memasang diskon 90% dengan harapan konsumen akan berbondong-bondong membeli produk Anda, namun justru tidak memberikan keuntungan sepeserpun bagi Anda. Atau, jangan-jangan Anda telah mencoba berbagai jenis diskon, tapi untungnya tak seberapa?


Nah agar tidak salah langkah, yuk simak cara membuat diskon yang menarik berikut ini!

1. Buatlah Konsep Diskon yang Unik

Langkah pertama yaitu mencoba membuat konsep diskon yang unik. Misalnya dengan memberikan diskon khusus untuk nama-nama tertentu yang sedang viral sehingga menarik pelanggan untuk mengikuti diskon tersebut. Atau untuk bisnis F&B misalnya dengan membuat diskon begadang, dengan memberikan harga khusus kepada pelanggan yang dating di jam malam misalnya 22.00-23.00.


2. Coba Terapkan Impulse Buying

Teknik ini sering digunakan oleh beberapa ritel yang ingin menghabiskan stok produk lama. Biasanya, tanpa rencana panjang terlebih dahulu, mereka langsung memajang beberapa produk yang didiskon. Misalnya dengan Bundling, yaitu menawarkan dua atau lebih produk sekaligus, di mana harga jualnya akan lebih rendah dibanding dengan total harga masing-masing item semua produk yang di-bundling tersebut.


3. Gunakan Psikologi Harga dalam Menetapkan Diskon

Ketika berbicara tentang marketing, psikologi jadi salah satu hal yang paling penting. Cara membuat diskon yang menarik lainnya yang bisa Anda terapkan adalah dengan memanfaatkan psikologi harga produk. Meskipun hanya selisih 100 rupiah, konsumen akan lebih memilih harga yang lebih murah. Ketika konsumen dihadapkan pada pilihan harga 99.000 dan 100.000 rupiah, mereka pasti lebih tertarik dengan harga 99.900. Dalam benak mereka, harga 99.000 lebih murah (karena tidak sampai 100.000). Padahal, selisihnya hanya 100 rupiah saja.


4. Tambahkan Promo Gratis Ongkir/ Free Gift

Mayoritas orang pasti suka mendapatkan gratisan. Baik itu dari gratis ongkos kirim(ongkir), hingga gratis hadiah/ bingkisan menarik. Nah, ini bisa Anda jadikan alternatif untuk membuat program diskon yang dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Anda bisa menawarkan gratis ongkir atau free gift dengan minimal pembelian tertentu. Atau bisa juga memberikan kupon diskon sebagai free gift.


5. Jangan Menerapkan Aturan yang Terlalu Rumit agar pelanggan tidak kesulitan memenuhi persyaratannya.


6. Membuat Design atau Video Menarik dan promosikan ke Media

Konten yang dibuat juga harus menarik agar konsumen penasaran dan tertarik dan langsung tertuju ke promo tersebut. Lalu langkah selanjutnya yaitumenyebarluaskan ke berbagai media supaya bisa menjangkau lebih banyak orang.


7. Durasi Diskon

Durasi diskon perlu ditentukan agar konsumen segera membeli produk anda. Tujuannya adalah agar konsumen merasa takut kehilangan kesempatan mendapatkan diskon tersebut.


8. Jangan lupa perhitungkan keuntungan dari diskon supaya tetap untung.

Diskon juga perlu diperhitungkan lho supaya tidak rugi. Cara menghitungnya yaitu :

a. Hitung Margin Kotornya

(pendapatan – harga pokok)/pendapatan

b. Hitung Jumlah Penjualan

Jumlah produk atau layanan yang Anda jual dalam periode waktu tertentu.

c. Persentase Diskon

Persen diskon yang Anda berikan kepada konsumen.




(Sumber Tabel :Avana.id)

Ex: jika toko kamu memiliki margin laba kotor sebesar 20% dan kamu akan memberikan diskon sebesar 5%, maka jumlah penjualan kamu harus meningkat sebesar 33,3% agar toko kamu tidak mengalami kerugian.


ilmukeuangan.com akan membahas lebih lengkap tentang rahasia mengelola keluangan UMKM di E-course Jurus keuangan. Dapatkan harga khusus hari ini.



27 views0 comments

Recent Posts

See All