Sepele Namun Sering Dilupakan Pebisnis




Dalam berbisnis pastinya banyak hal- hal yang perlu kita perhatikan, baik itu hal besar maupun yang sepele. Hal yang sepele itu ternyata bisa mempengaruhi keuntungan jangka panjang lho jika kamu mengabaikannya. Untuk itu kali ini kita akan membahas beberapa hal sepele yang sering dilupakan pebisnis. Yuk sinak selengkapnya ya !


1. Hanya Sibuk Menjual

Memang inti dari kegiatan bisnis adalah bagaimana menjual dan menghasilkan keuntungan. Namun ternyata konsumen perlu mendapat edukasi untuk mendapat kesadaran (awareness). Salah satu tahapan penting untuk sukses melakukan penjualan adalah membangun kesadaran (awareness) konsumen tentang kebutuhan mereka.


Di saat yang sama, kita tahu kalau produk berkualitas belum tentu laku kalau tanpa disertai cara promosi yang tepat. Seringkali saat memasarkan produk atau jasa, penjelasan atau presentasi hanya sampai di memori jangka pendek. Artinya tidak banyak yang diingat oleh calon konsumen.


2. Berhenti di Hubungan Transaksional

Hubungan harus dibangun atas dasar kepercayaan, jadi pastikan bahwa Kamu terbuka dengan pelanggan, dan bahwa Kamu mendengarkan kebutuhan mereka. Dengan cara ini, Kamu akan dapat membangun umpan balik mereka dan menanggapi secara efektif. Mungkin Kamu sering mendengar istilah konsumen adalah raja.


Sekarang pikirkan apa yang terjadi ketika Kamu memiliki pengalaman layanan pelanggan yang positif. Kamu akan merasa senang, kebutuhan Kamu terpenuhi, Kamu cenderung akan kembali ke perusahaan di lain waktu, atau bahkan merekomendasikan hal ini kepada teman-temannya.


3. Salah Memperlakukan Konsumen

Baik pebisnis maupun konsumennya pada dasarnya saling membutuhkan. Penting untuk memperlakukan konsumen sesuai karakter mereka. Ini berlaku khususnya untuk penjualan yang membutuhkan banyak negosiasi. Dengan proses yang tepat, Kamu bisa mendapatkan pelanggan loyal. Sebelum jadi pelanggan loyal, tentu mereka harus diprospek dulu.


Untuk prospek yang sudah sadar atas masalahnya dan sudah tahu solusi yang dibutuhkan, maka kamu tinggal menyediakan apa yang dicarinya. Untuk prospek yang sudah sadar atas masalahnya dan sedang mencari solusi yang tepat, kamu perlu memberikan solusi yang cocok untuk permasalahan tersebut berupa produk atau jasa yang ditawarkan.


4. Tidak Mencatat Keuangan Bisnis

Laporan keuangan bisnis sering kali diabaikan oleh sebagian pebisnis yang hanya fokus menjual saja. Padahal Laporan keuangan dapat membantu Kamu memberi gambaran yang jelas tentang situasi keuangan perusahaan Kamu, memahami kondisi keuangan bisnis Kamu dapat menjadi faktor pembeda antara kegagalan dan kesuksesan. Untuk itu jangan sepelekan hal yang satu ini .


Nah buat kalian yang masih bingung dalam pengelolaan keuangan dan basic keuangan, ilmu keuangan menyediakan E-Course Basic Finance yang akan membantu kamu belajar membaca dan memahami laporan keuanganmu. Yuk daftar sekarang !!!

9 views0 comments

Recent Posts

See All