HINDARI 4 PENYEBAB USAHA BANGKRUT




Mengapa begitu banyak perusahaan dan usaha kecil bangkrut? Memulai bisnis memang tidak mudah, dan ada banyak statistik yang menunjukkan tingkat kelangsungan hidup perusahaan yang bangkrut.


Pada tahun pertama sejak didirikan, hanya sekitar 20% perusahaan yang bertahan, dan dalam lima tahun pertama, hampir separuh perusahaan tutup. Apakah Anda seorang pemilik bisnis yang berpengalaman atau seorang pengusaha pemula, statistik di atas sangat menakutkan.


Namun, jangan sampai angka-angka tersebut melemahkan jiwa wirausaha Anda. Sebaliknya, cobalah untuk memahami mengapa banyak bisnis kecil gagal. Pelajarilah agar Anda tidak mengalami dilema yang sama.


Inilah 4 alasan mengapa bisnis kecil gagal yang harus Anda hindari.


Tidak ada rencana bisnis yang matang

Faktor ini paling sering dijumpai di kalangan pengusaha kecil yang baru memulai usaha sendiri. Apa yang menurut Anda tampak seperti ide bisnis yang bagus di atas kertas mungkin tidak berfungsi dengan baik di lapangan.


Ini tidak berarti bahwa Anda tidak harus mengabaikan antusiasme Anda. Sebaliknya, Anda perlu makan lebih banyak untuk melakukan riset dan perencanaan bisnis. Rencana bisnis mengharuskan Anda untuk menentukan nilai unik Anda sendiri - apa yang membedakan produk atau layanan Anda dari pesaing Anda.


Bagaimana Anda bisa menonjol? Apakah dari produk atau layanan yang diberikan? Apakah ini promosi biasa di media sosial? Bagaimanapun, Anda harus dapat membedakan diri Anda dari pesaing Anda sehingga Anda dapat mempertahankan model bisnis yang berkelanjutan.


Ekspansi terlalu cepat

Dalam dunia bisnis, kehidupan yang lambat dan mantap biasanya membawa Anda untuk memenangkan pertempuran. Jika pasar berubah atau menghadapi kesulitan tertentu, ekspansi prematur biasanya membutuhkan pinjaman modal tambahan, yang dapat menjadi bumerang.


Ekspansi yang terlalu cepat - yang berada di luar kemampuan keuangan Anda - akan menguras dan membebani keuangan Anda dan pada akhirnya menurunkan kualitas. Anda mungkin mengalami kerugian, dan produk / layanan Anda mengalami kesulitan di pasar.


Pilih konsumen sasaran Anda dengan bijak dan pertimbangkan cara membayar kembali setiap pinjaman. Mengatakan "tidak" pada dana pinjaman juga merupakan bagian dari menjalankan bisnis.


Tidak memenuhi target penjualan

Target penjualan yang gagal memenuhi target mereka akan sangat merugikan bisnis baru. Ini bisa terjadi jika Anda terlalu mengandalkan banyak pelanggan. Misalnya, jika kafe Anda sangat bergantung pada lalu lintas siswa selama sekolah, Anda perlu melakukan diversifikasi selama liburan untuk menjaga stabilitas bisnis.


Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa tujuan penjualan dapat tercapai adalah dengan memperoleh wawasan dari data yang ada dan menggunakan wawasan tersebut sebagai dasar untuk melaksanakan strategi pemasaran. Sistem tempat penjualan (POS) yang canggih dan berkualitas tinggi adalah langkah pertama terbaik untuk memulai.


Melaakukan sendiri

Seperti orang lain, pengusaha memiliki kelebihan dan kekurangan, belum lagi waktu yang terbatas setiap hari. Anda perlu mempekerjakan karyawan pertama atau berinvestasi dalam perangkat lunak yang dapat membantu Anda memulai bisnis. Upaya Anda hanya akan menguntungkan bila Anda mengalihkan sebagian tanggung jawab kepada orang lain yang memenuhi syarat. Melakukan sesuatu sendirian hanya akan membuat Anda kewalahan dan mencegah Anda melakukan pekerjaan dengan baik.


Ilmukeuangan.com akan membahas lebih lengkap tentang rahasia mengelola keluangan UMKM di E-course Jurus keuangan.

Dapatkan harga khusus hari ini.




54 views0 comments

Recent Posts

See All