Micromanage ? Berdampak buruk untuk perusahaan



Kamu tau gak apa itu micromanage ? micromanage adalah sebuah sistem kepemimpinan yang dianggap dapat berdampak buruk terhadap kinerja karyawan. Kira-kira, seperti apa sih bentuk dari gaya manajemen satu ini? Mengapa sistem tersebut sudah tidak lagi efektif?


Menurut International Journal of Business and Management Invention, micromanage adalah sebuah manajemen kepemimpinan di mana seorang atasan melakukan pengamatan berlebih terhadap kinerja bawahannya. Gaya manajemen satu ini menunjukkan bahwa atasan memiliki kontrol yang berlebihan, menuntut detail terkecil terhadap semua pekerjaan dari masing-masing anggota timnya. Nah supaya lebih jelas , berikut adalah ciri-ciri micromanagement :


1. Tak pernah puas dengan hasil kerjanya

Micromanagement adalah sebuah sistem di mana atasan tidak akan memberi feedback. Pada gaya manajemen ini, atasan justru cenderung memberikan kritik yang tidak solutif. Bentuk kritik seperti ini akan menjatuhkan mental dan semangat para karyawan. Maka, wajar saja bila produktivitas mereka terhambat.


2. Emosi yang berlebihan

Bukan hanya kritik kosong, perkataan micromanager biasanya sangat menyinggung sehingga dapat merusak suasana di kantor.


3. Fokus berlebih pada progres pekerjaan

Bukannya memberikan detail dan deskripsi tugas yang memadai, micromanage malah mendorong atasan untuk berfokus pada proses pelaksanaan tugas. Atasan hanya akan memerintahkanmu untuk bekerja sesuai standarnya. Dan bahkan, atasan akan memberikan hukuman bila detail pekerjaanmu tidak sesuai rencana yang telah ia rancang.


4. Ingin selalu tahu di mana timnya berada dan apa yang sedang dikerjakan

Dalam micromanage, fokus atasan adalah untuk mengetahui di mana pekerjanya berada, serta detail tugas yang mereka kerjakan. Baginya, mengetahui keberadaan pekerja dan rincian tugas itu penting untuk kendali yang ketat.


Nah apabila micromanage diterapkan pada waktu yang tepat, micromanage dapat menjadi strategi memberikan keuntungan. Namun apabila berlebihan, hal ini dapat menganggu para pekerja dari segi fokus hingga psikis. Micromanagement yang berlebih ini tidak lagi dianggap relevan ketika perusahaan semakin berkembang dan stabil. Hal ini dikarenakan, pekerja yang sudah matang dan mandiri membutuhkan ruang kerjanya masing-masing tanpa ada kontrol berlebih.


Nah disamping belajar bagaimana cara memanage karyawan. Kamu juga perlu mendalami keuangan bisnismu. Ilmu Keuangan akan mengajarkan dan membahas secafa detail mengenai keuangan bisnis, bagaimana cara membuat rencana bisnis, bagaimana cara membaca laporan keuangan, dll secara lengkap di Workshop Smart Financial Map. Daftarkan dirimu sekarang di Ilmukeuangan.com.


29 views0 comments

Recent Posts

See All