Rupiah melesu ke Rp14.417




Diberlakukannya perpanjangan PPKM, ternyata berimbas kepada nilai rupiah. Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.417 per dolar AS pada Kamis (26/8) sore. Posisi ini melemah 20 poin atau 0,14 persen dari Rp14.397 persen pada Rabu (25/8). Dan diperkirakan akan mengalami pelemahan lanjutan seiring dengan masih kuatnya dolar AS.Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menyatakan rupiah masih akan melanjutkan pelemahan hingga pekan ini berakhir.


Ada beberapa faktor menjadi penekan nilai tukar rupiah, antara lain karena penyebaran varian Delta Covid-19 serta ditambah dengan tanda-tanda bahwa Federal Reserve AS dapat memulai pengurangan aset nanti pada tahun 2021. Ibrahim menambahkan dari sisi eksternal terdapat potensi kenaikan dolar begitu pengurangan stimulus dimulai. Menurutnya The Fed melihat penurunan stimulus telah membantu mendorong indeks dolar ke level tertinggi 93,734. Selain itu Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong menilai pelemahan rupiah terjadi karena belum ada sentimen baru di dalam negeri setelah perpanjangan kebijakan PPKM.


Ternyata, rupiah juga melemah bersama peso Filipina minus 0,24 persen, won Korea Selatan minus 0,23 persen, yen Jepang minus 0,14 persen, yuan China minus 0,13 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,03 persen. Dolar Australia melemah 0,32 persen, franc Swiss minus 0,28 persen, dolar Kanada minus 0,17 persen, rubel Rusia minus 0,16 persen, poundsterling Inggris minus 0,15 persen, dan euro Eropa minus 0,09 persen.



ilmukeuangan.com akan membahas lebih lengkap tentang rahasia mengelola keluangan UMKM di E-course Jurus keuangan. Dapatkan harga khusus hari ini.



4 views0 comments

Recent Posts

See All