Udah Kenal Belum Macam Piutang? Kenalan yuk



Dalam dunia bisnis, kita sering mendengar istilah “piutang”. Umumnya istilah tersebut sering disebut dengan istilah hutang. Apa itu piutang? Apakah sama dengan hutang? Tentu saja definisi dan fungsinya sendiri berbeda. Piutang usaha dalam bidang akuntansi adalah transaksi di bidang akuntansi berupa tagihan yang diterbitkan oleh konsumen atau debitur lainnya.


Jika hutang merupakan kewajiban yang harus dibayar kembali kepada perusahaan atau pihak lain, maka piutang tersebut adalah sebaliknya. Artinya pihak atau perusahaan eksternal berkewajiban atau dituntut untuk melunasi kewajibannya. Umumnya dapat dalam berbagai bentuk, seperti obligasi, piutang bunga, dan bentuk lainnya. Biasanya hal ini terjadi dalam transaksi antara pembeli dan penjual. Berikut ini adalah berbagai bentuk piutang:


1. Piutang usaha


Jenis piutang yang paling umum adalah piutang. Transaksi piutang sangat umum dalam bisnis. Umumnya, piutang dibuat dengan membeli barang dengan harga tinggi, yang mengharuskan pembeli membayar dengan kartu kredit. Umumnya, jangka waktu atau umur piutang maksimal adalah 1 tahun. Karena waktu yang relatif singkat ini, piutang termasuk dalam aset lancar.


2. Piutang wesel


Piutang wesel adalah piutang lain yang relatif umum. Piutang wesel adalah alat kredit legal yang dapat digunakan pemegang untuk menagih hutang seseorang. Munculnya tagihan tagihan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Syarat pertama adalah karena seseorang meminjam uang tunai dan memberikan surat pernyataan hitam putih (dalam bentuk surat promes) bahwa ia akan melunasi hutang masa depan pada waktu yang telah ditentukan dan nominal.


3. Piutang lainnya


Jenis piutang umum ketiga untuk tujuan akuntansi biaya adalah piutang lain-lain. Sesuai dengan namanya, jenis piutang ini tidak hanya terdiri dari satu jenis piutang. Akun tertentu (seperti piutang non-perdagangan, pinjaman karyawan, atau piutang yang timbul dari transaksi yang tidak terkait langsung dengan bisnis utama) diklasifikasikan sebagai jenis piutang lain. Klasifikasi piutang ini tergantung pada periode pembayaran kembali. Jika piutang lain-lain dapat dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun, maka piutang tersebut diklasifikasikan sebagai aset lancar. Pada saat yang sama, jika piutang dapat dilunasi dalam waktu lebih dari satu tahun, piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


Itulah macam macam dari piutang, piutang merupakan aset lancar dala keuangan akuntansi, dengan mengenal macam dari piutang maka akan mudah pembukuan yang akan dilakukan.


Ilmukeuangan.com akan membahas lebih lengkap tentang rahasia mengelola keluangan UMKM di E-course Jurus keuangan.

Dapatkan harga khusus hari ini.






20 views0 comments

Recent Posts

See All